Gereja Dame

Gereja Dame menjadi sangat berarti bagi perjalanan Wisata Rohani di Tapanuli Utara karena sejarah penginjilan yang dilakukan oleh Pdt.Nommensen yang semakin berwujud setelah dia berdoa di Salib Kasih.Tanah tempat berdirinya Gereja Dame diberikan oleh raja Amandari Lumban Tobing (Sutan Sumurung) karena Nommensen membatu menyembuhkan istrinya yang sedang sakit keras.

Di Tanah yang diberikan Raja Amandari,Nommensen membangun sebuah perkampungan dan diberinya nama “Huta Dame” (Kampung yang Damai).

Bersama penduduk,Nommensen kemudian mulai membangun sekolah-sekolah,membangun tempat perobatan,hingga akhirnya ia membangun sebuah gereja yang dikenal dengan nama “Gereja Dame” pada tahun 1864 dan merupakan gereja pertama di Tanah Batak.
Sampai saat ini Gereja Dame masih memiliki bangunan asli sebagaimana pertama sekali dibangun oleh Nommensen dan jemaat Huta Dame.
Lokasi ini berjarak 2 km dari Kota Tarutung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *